Kerumunan Ikhwah

0 komentar

Zona554. Sore hari saya dan beberapa ikhwah yang lain sedang menikmati secangkir teh  yang  rada manis, sontan ada ikhwah yang nyeloteh “pasti yang bikin ini  takut diabetes”, pada waktu yang lain nyelotehnya juga aneh “kalau kurang manis…pandangin aja wajahku” #gubrakkkk. Begitulah sepenggal cerita ditengah kerumunan ikhwah. 

Sosok diri yang memiliki iman yang lemah berusaha mencari kerumanan itu. Karena suasana berkumpul seperti inilah, karena suasana bersama ikhwah inilah iman yang lemah ini bisa terbiasa dengan amal-amal sholeh –walupun dikit-  imbas dari kesholehan mereka.

Mencari Hafidzah

0 komentar
Zona554. Ini bukan judul lagu apatahlagi judul sinetron, ini adalah sebuah pencarian yang entah kapan akan berujung –insya Allah-.

Waktu terus berjalan sementara amalan tidak bertambah, akhirnya akan kembali memulai pendakian yang sempat terhenti di pos 3. Inspirasi yang sempat hilang akhirnya kembali setelah sekian lama terkubur dalam kesibukan yang saya sendiri tidak tahu sibuk apaan.

Tanah Al Aqsha

0 komentar

Masbookers oleh Facebookers

0 komentar
Zona554. Hidup ditengah-tengah zaman yang serba modern saat ini ibarat pisau bermata dua. Tegnologi komunikasi salah satunya, tegnologi ini akan memberikan manfaat yang besar buat penggunanya tapi bisa juga memberikan kerusakan yang lebih besar lagi bagi penggunanya.

Kalau kita tengok sejenak dunia maya, maka kita akan menjumpai berjuta fasilitas yang bisa memanjakan pemiliknya. Mulai dari info yang penting sampai info yang gak penting bisa kita temukan disini.

Akhi…Ada Apa dengan Celanamu?

2 komentar
Zona554. Hari itu sosok Pria yang begitu tegap melangkahkan kakinya memasuki gerbang sebuah kampus. Kaos oblong dan celana jeans yang menyapu bersih setiap jalan yang dilaluinya, topi serta sepatu cats lengkap dengan blink yang tertambak di lehernya menambah kepercayaan dirinya melewati kerumunan orang.

Bangga dengan penampilan…jelas, bahkan akan membuat dia malu jika berpenampilan seadanya ditengah kota metropolitan ini. Malu rasanya berpenampilan seadanya didepan teman-teman yang super gaul.

7 Fakta Dunia Ikhwah

0 komentar
Zona554. Kalau kita bicara soal ikhwah maka semua akan mengatakan  ikhwah itu adalah sosok laki-laki dengan celana gantung –diatas mata kaki-, ada juga yang mengatakan ikhwah itu kalau pake jenggot, ada juga yang katanya nih…ikhwah itu kalau liat wanita yang bukan mahramnya langsung tundukkan pandangan.

Tapi, ternyata ikhwah itu memiliki sisi lain yang bisa jadi bahan instropeksi buat diri kita masing-masing. Kira – kira dunia lain ikhwah itu bagaimana?

Akibat Terlalu Semangat

0 komentar
Ikhwah A : Assalamu ‘alaikum!
Ikhwah B : Wa’alikum salam…mau kemana akhi…
Ikhwah A : Mau pergi ta’lim…antum ndak ikut?
Ikhwah B : Ndakji akh…karena saya cuman ikut ta’lim senin dan malam ahad
Ikhwah A : Kita itu…harus sering-sering menghadiri majelis ilmu..masa’ Cuma duaji saja…
Ikhwah B : (sambil ngangguk-ngangguk)
Ikhwah A : Ayo pale’…assalamu ‘alaikum
Ikhwah B : Iya..wa’alikum salam.

Kopi Stengah

1 komentar
Subuh menjelang, suara adzan membahana diseluruh pelosok bumi anging mammiri. Seorang ikhwah bergegas bangun dari pembaringannya menghilangkan ikatan syaitan yang membelenggu. Dia bergegas menuju dapur, mencari sesuatu seolah-olah mencari sebuah kacamata minus miliknya.

Kopi stengah, ternyata dia mencari sebuah kopi untuk diminum sebelum menunaikan sholat subuh. “agar mengurangi rasa kantuknya” kilahnya. Alhamdulillah aktivitas paginya bisa berjalan dengan lancar – berkat ijin Allah- kemudian kopi stengah yang diteguknya.

Mantan Pacar

0 komentar
Terkadang kita tersenyum sumbringah ketika kembali mengingat seseorang yang pernah singgah sesaat dalam hati kita, mengingat saat indah bersamanya seolah mengembalikan memori pada masa yang sangat sulit terlupakan itu. Ketika teringat dengan pertengkaran-pertengkaran kecil itu ,kembali  menghadirkan nuansa indah tersendiri dari hati ini.

Tak mudah untuk melupakannya, dengan segudang memori, berjuta kenangan serta suka duka bersamanya sontan sangat sulit untuk dikubur dalam-dalam. Begitulah jika teringat dengan sang mantan.

Futur Tanpa Sadar

0 komentar
Seperti biasanya tepat pukul 07.00 Abdullah berangkat dari rumah menuju ke kampus favorite.Abdullah termasuk orang yang selektif untuk urusan angkot alias pete’-pete’, alasannya karena Abdullah harus menunggu angkot dengan kursi yang kosong didekat Pak Sopir, Abdullah tidak mau berdempet-dempetan dengan wanita jika harus duduk dikursi belakang –bukan mahram red-.

Salah satu khas dari mobil angkot adalah alunan musik bak studio berjalan. Alasannya agar penumpang tidak bosan, tapi buat Abdullah hal itu sangat menyiksa panas rasanya telinga  mendengarnya –walaupun terkadang syaitan membisikkan ‘udah dengarin aja toh bukan kamu yang nyetel’-. Makanya sebelum naik keangkot tersebut terkadang Abdullah minta agar volume musiknya dikecilin.
Copyright © ZONA 554