Tampilkan postingan dengan label Mesir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesir. Tampilkan semua postingan

Selamat Buat Tim Sukses

0 komentar
Pilwalkot Makassar baru saja usai, Alhamdulillah setidaknya Kota Makassar sedikit lebih bersih dari warna warni baliho para calon Walikota tersebut. Pohon-pohon kembali tersenyum setelah sekian lama tersakiti dengan hantaman paku 10 cm yang menusuk dalam ditubuhnya.

Hasil perhitungan cepat (quick count) memberikan kebahagiaan tersendiri kepada calon walikota dengan persentase tertinggi dalam pemilihan. Lain halnya dengan kandidat yang terliat lesu dengan quick count namun masih tersimpan harapan dengan perhitung real dari KPU Makassar.

Terjerumus Dalam Politik Praktis

0 komentar
Suhu Politik mulai memanas, Makassar menjadi sorotan karena sebentar lagi Makassar akan melakukan Pemilihan Walikota. Maka ramelah orang-orang yang dulunya hanya diam terbelenggu menjadi sibuk atau sok sibuk atau malah memanfaatkan moment ini untuk pasang dada mengusung calonnya masing-masing. Mulailah permainan Politik itu.

Makassar yang merupakan salah satu Kota Metropolitan menjanjikan banyak potensi didalamnya maka tidak salah jika hampir semua orang berebut memperjuangkan tanta tertinggi dalam pemerintahan Kota Makassar. Tercatat 10 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang bersaing memperebutkan tahta itu, bahkan terdapat dua calon dari kaum hawa yang siap jadi Ratu selama 5 tahun lamanya. Maka ramailah janji-janji para calon tersebut mewarnai setiap aksinya diatas pentas politik ini.

Demonstrasi Kudeta Militer Mesir ?

0 komentar
Pertanyaan sederhana kepada yang menyesalkan langkah kaum Muslim Mesir menentang kudeta berdarah Militer:

1. Benarkah demonstrasi damai dan tanpa senjata atau mogok massal adalah bentuk pemberontakan? Sebaiknya baca kembali kitab fiqh yang membahas tentang "khuruj."

2. Benarkah dengan kembali ke rumah, rakyat Mesir akan "lepas" dari sikap represif gang al-Sisi? Jangan lupa pidato al-Sisi, bahwa agenda sesungguhnya adalah "memberantas terorisme."

3. Apakah Gang al-Sisi sudah sah disebut sebagai pemerintah di sebuah negara yang menganut sistem demokrasi seperti Mesir? Sehingga wajib taat/sabar dan penentangnya adalah pemberontak?

MESIR; KAMI BERSAMAMU!

0 komentar
Saya bukan anggota Ikhwanul Muslimin.

Saya adalah seorang hamba yang berusaha meniti jalan kaum salaf, yang berusaha komitmen mendakwahkan manhaj Ahlussunnah.

Saya sendiri punya banyak catatan dan kritikan terhadap manhaj dan pemikiran organisasi ini serta para tokohnya. Terutama terhadap komitmen mereka untuk menepati manhaj al-Salaf al-Shaleh dalam seluruh aspek.

Saya bahkan secara khusus pernah mengkajikan sebuah buku berjudul Nazharat fi Manhaj al-Ikhwan al-Muslimin, yang mengkritik gerakan ini.
Copyright © ZONA 554