Mengatasi Memory Card yang Tidak Terbaca atau Error

0 komentar
zona554. Beberapa hari yang lalu tiba-tiba smartphone saya ngadat. Layarnya error tidak bisa lagi menampilkan gambar. Saya coba matikan, tidak bisa juga. Lalu saya  coba mencopot memory-nya dan alhamdulillah smartphone kembali aktif.

Oooo...ternyata masalahnya ada di memory card, tanpa menunda waktu segera saya searching di google. Alhamdulillah saya dapat tips mengatasi memory card yang error.

Saya coba salah satunya dan alhamdulillah berhasil. Data terselamatkan...alhamdulillah.
Berikut salah satu tips mengatasi memory card yang error yang saya dapatkan dari jalantikus.

Jalan Menuju Surga

0 komentar
Zona554. Setelah jelas bagi kita, adanya jalan menuju surga dan juga jalan kebinasaan di neraka, seorang yang berakal tentunya akan memilih jalan keselamatan. Tidak ada jalan yang dapat menyelamatkan kita dan mengantarkan kita ke surga kecuali dengan mengikuti perintah Allah dan rasul-Nya. Syarat mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar. Syarat yang mudah bagi orang-orang yang menyadarinya. Namun sayangnya, masih ada saja orang yang enggan menempuhnya. Dijelaskan dalam sabda Nabi yang mulia shalallahu ‘alahi wa sallam :
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى.. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى؟
 قَالَ : مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى
 Seluruh umatku akan masuk surga, kecuali orang yang enggan. Para sahabat kemudian bertanya: “ Ya  Rasulullah, siapkah orang yang enggan itu?” Rasulullah bersabda : “Barangsiapa yang mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa yang mendurhakaiku mereka itulah orang-orang yang enggan masuk surga” (H.R. Bukhari)

Minum Fanta Disiang Hari

0 komentar
Siang hari tadi saya kedatangan tamu di kantor dengan gayanya yang sangat modis dan senyumnya yang merekah. Satu hal yang menarik adalah tentengan yang beliau bawa, sebotol fanta dan cemilan sebagai pendampingnya.

Selepas makan siang saya dan beberapa teman meneguk setengah gelas minuman bersoda tersebut, Siang hari yang sangat terik menambah nikmatnya teguk demi teguk minuman itu.

Ditengah asyiknya kami menikmati fanta dan sebungkus kacang, tiba-tiba teman saya nyeloteh “enak sih enak…tapi fanta itu berbahaya”.

Ojek Payung

0 komentar
Hujan adalah Rahmat Allah yang diturunkan dari langit. Hujan begitu dinantikan oleh semua makhluk jika musim kemarau melanda dan sangat dikhawatirkan jika hujan terus menurus mengguyur bumi ini, takut banjir adalah alasan yang paling utama dari kekhawatiran ini.

Tapi..tidak untuk para peng-Ojek Payung, hujan adalah salah satu makhluk Allah yang senantiasa dinantikan karena lewat hujan ini Allah menurunkan rezkinya buat mereka ini.

Pengojek Payung ini biasanya beroperasi di pusat keramaian seperti mall atau perkantoran menantikan siapa saja yang ingin memakai jasa mereka.

Dapat Hadiah Kalender

0 komentar
Siang ini saya kedatangan tamu, tanpa basa basi beliau memberika sebuah hadiah kalender masehi. Syukran yah..jazakallahu khair.

Seperti tahun sebelumnya kalender yang terpajang “cantik” di kamar saya, juga hadiah dari beliau.

Ketertarikan saya terhadap kalender yang diterbitkan oleh kantor beliau karena berisi gambar Islami yang menyejukkan mata. Belum lagi kalender buat saya sebagai timer, pengingat aktivitis keseharian saya. Kalender juga sebagai penghibur ketika lelah, yah… jika terdapat tanggal merahnya alias libur..hmmmm…

Wallahu a’lam (ST)

Bingung dengan Berita Online

0 komentar
Istana Negara, Gedung MPR,kasus korupsi, suhu politik, pesawat hilang, dunia Islam, dunia olahraga dan beberapa berita ringan adalah pencarian utama saya saat membuka laman website.  Rasa penasaran terhadap kondisi terkini disekitar saya menjadikannya menu sarapan sebelum memulai aktivitas.

Tapi ada rasa ketidak percayaan terhadap berita online yang ada. Terkadang bahkan sangat sering berita yang disampaikan tidak berimbang bahkan sangat memihak kepada golongan tertentu.

Jadilah saya harus pilah pilih berita atau informasi dalam sebuah situs berita online, layaknya memilih makanan sehat maka memilih laman berita onlinepun harus seperti itu.

Tidak Lagi Merayakan Maulid

0 komentar
Teringat waktu kecil saya, setiap tahunnya masjid kecil yang ada di kampung saya itu merayakan Maulid kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Semua warga menyambut suka cita, mereka sangat antusias dengan mempersiapkan segala keperluan maulid. Dibuatnya songkolo’,  telur rebus warna warni, berbagai macam kue traditional serta pernak pernik pendukungnya.

Saya sebagai anak-anak tentunya menyambut perayaan tersebut dengan suka cita, dipikiran kami waktu itu adalah makan-makan dan menyaksikan sajian hiburan pada saat maulid.

Bekal dengan Sepotong Ubi Jalar

0 komentar
Seperti biasa jam-jam segini kampung tengah saya minta dimanjakan. Bergegas saya membuat kopi hangat dan mengeluarkan bekal dari dalam tas yang saya bawa dari rumah.

Yummy…bekal sehat dengan segudang nutrisi siap dilahap. Sebenarnya menikmati makanan ini akan bertambah sadis jika dibarengi dengan tomat dan cabe yang diulek alias cobe’-cobe mentah, tapi sayang kedua bahan utama cobe’-cobe' ini tidak tersedia dikulkas.

Tanpa menunggu lama langsung saja bekal ini saya santap dengan lahapnya, sepotong ubi jalar yang mulai menemani pola makan saya. Umbi yang satu ini sangat gampang ditemukan dengan harga yang murah meriah.

Waktu Dzuhur tadi….

0 komentar
Alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan kepada kita untuk menunaikan shalat dzuhur berjamaah di Masjid, begitupun yang saya rasakan pada hari ini.

Rasa ngantuk dan cipur karena cuaca yang memang sangat mendukung harus kita lawan demi mendapatkan Rahmat dari Allah Ta’ala (jamaah…oh..jamaah..).

Tapi ada yang aneh pada waktu dzuhur tadi, setelah iqomah posisi shaf awal sempat kosong karena tidak ada jamaah yang ingin mengisinya, yang ada saling mempersilahkan. Kasi’na mungkin tidak sampaipi itu kodong ilmu kepada dua orang tadi tentang keutamaan shaf awal pada shalat berjamaah.

Rembesan Air di Pojok Masjid

0 komentar
Pagi indah dengan gemercik air hujan menemani langkahku menuju kantor yang saya sebut “Kantor Pojok Masjid” bukan tidak mensyukuri tapi memang tempatnya pas dipojok Masjid.

Dipojok masjid inilah kami menyimpan banyak suka duka (walaupun sukanya lebih banak) dalam menjalankan kewajiban sebagia ummat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Ditempat ini pula canda tawa mengisi kejenuhah yang terkadang muncul tiba-tiba.
Copyright © ZONA 554