Tampilkan postingan dengan label Dakwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dakwah. Tampilkan semua postingan

Antara Dakwah Kampus dan Dakwah Sekolah

1 komentar
Zona554. "Antum saja dek penanggung jawabnya" saya mencoba menawarkan amanah kepada salah seorang ikhwah. "Tidak bisa kak, soalnya saya koordinator disini (dakwah sekolah red) dan koordinator juga di LDF kak" jawabnya. "Ooo…" lanjutku singkat.

Obrolan singkat tapi sarat dengan makna, obrolan yang sedikit menggambarkan aktivitas dakwah di dunia kampus dan di dunia sekolah. Aktivitas yang menurut saya sangat indah dan penuh warna warni, membuat para pelakonnya bingung harus pilih yang mana. Fokus di dakwah sekolah atau kampus, atau memilih keduanya.

27 Oktober 2013

2 komentar
27 Oktober 2013, sejarah itu kembali berulang. Sejarah kehidupan manusia yang akan dipergulirkan oleh Allah Azza Wajalla, Allah telah memerintahkan salah satu makhlukNYA untuk menuliskan dengan rapi dan sangat rahasia dalam sebuah catatat di tempat yang hanya diketahui oleh penciptanya.

Takdir Allah telah berlaku, waktu dan tempatnyapun Allah telah mengaturnya. Bahkan keterlambatan dan beberapa rintangan  yang dihadapi adalah bagian dari pengaturan Allah karena catatan Allah sangat jelas dan rapi, tidak bisa dimajukan ataupun dimundurkan barang sedetikpun.

Instropeksi Diri

0 komentar

Umar bin Khattab berkata “ hisablah dirimu sebelum kalian ditimbang! Sesungguhnya berinstropeksi bagi kalian pada hari ini lebih ringan daripada hisab dikemudian hari. Begitu juga dengan hari ‘ardl (penampakan amal) yang agung” (diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Tirmidzi secara mauquf dari Umar bin Khattab)

Seri Tazkiyatunnafs-Pustaka Arafah (ST)

Fatwa MUI tentang Perayaan Natal Bersama

0 komentar

PERAYAAN NATAL BERSAMA

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, setelah :

MEMPERHATIKAN:
1.    Perayaan Natal Bersama pada akhir-akhir ini disalahartikan oleh sebagian umat Islam dan disangka dengan umat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
2.    Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan natal.
3.    Perayaan Natal bagi orang-orang kristen merupakan ibadah.

MENIMBANG:
1.    Umat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama.
2.    Umat Islam agar tidak mencampuradukkan akidah dan ibadahnya dengan akidah dan ibadah agama lain.
3.    Umat Islam harus berusaha untuk menambah Iman dan Takwanya kepada Allah SWT.
4.    Tanpa mengurangi usaha umat Islam dalam Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia.

GALAU Tingkat Tinggi

0 komentar

Hampir setiap paginya saya dibangunkan oleh suara alarm HP yang memang telah distel sebelumnya. Saya bangun dan bergegas untuk persiapan sholat subuh, tapi ada yang aneh..kamar samping kiri kanan saya sama sekali belum terlihat aktivitas menyambut subuh yang indah nan sejuk itu.

Sayapun melangakahkan kaki keluar rumah menuju rumah Allah dengan melintasi lorong demi lorong tapi lagi-lagi saya tidak melihat aktivitas menyambut panggilan Allah kecuali sedikit saja (itupun hanya orang tua). Didalam hati berguman, seandainya setiap subuh hari anak muda tetangga saya itu bersemangat membangunkan orang-orang untuk sholat subuh seperti semangat mereka membangunkan masyarakat untuk makan sahur dibulan ramadhan yang baru saja lewat.

Mobil Mewah Impianku

0 komentar

Satu persatu mobil mewah lewat didepan saya. Teman saya yang satu berkata “enaknya kalau kita punya mobil, tidak kehujanan dan bisa dipake kedaerah”. Saya juga tidak mau kalah “saya juga mau, agar kalau ada ikhwah yang walimah di daerah tidak perlu rental lagi”.

Ditambah  hujan mengguyur bumi –Alhamdulillah- menjadikan semakin besar keinginan saya untuk mempunyai mobil. Tapi kalau melihat kondisi traffic yang setiap hari macet, impian itupun menjadi buyar. Debu  ditambah panas matahari yang menyengat, membuat keinginan untuk mendapatkan mobil impian itu kembali bergelora.

Mengobati Kekecewaan dalam Dakwah

2 komentar
Tak ada manusia yang tak pernah kecewa karena sesungguhnya kecewa itu manusiawi. Hanya saja, feed back dari kekecewaan itu berbeda pada diri setiap orang. Ada orang-orang yang mampu mengatasi dan mengubah kekecewaan itu dengan energi positif yang konstruktif, namun ada juga orang-orang yang tidak mampu mengatasinya karena lebih didominasi energi negatif yang desdruktif.

Kekecewaan tak lagi syar’i bila didasari hawa nafsu, dan bukan atas dasar kebenaran (al haq). Tak lagi rasional bila kemudian berubah menjadi kedengkian dan kebencian yang menghancurkan diri sendiri dan memporak-porandakan teman-teman di sekelilingnya, menjadi duri dalam daging. Maka motto yang sebaiknya ada dalam diri kita adalah, “Jangan terlalu banyak menuntut, jadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain.”
Berikut ini ada sembilan energi postif yang dapat menjadi bahan bakar di dalam jiwa untuk mengatasi kekecewaan yang melanda, yaitu:
Copyright © ZONA 554