Sayur PAKU ala Chef Nawir

Zoners….pernah dengar sayur Paku belum?? Bukan paku yang menguatkan bangunan kayu tapi Paku yang dimaksud adalah sebuah jenis sayuran hijau segar n banyak didapatkan di daerah tropis (udah kebayang belum??).
Sayur Paku alias Sayur Pakis alias Anisogonium esculentum Presl mempunyai kisah seru tersendiri hasil jalan-jalan saya n teman-teman ke Malino.
Zoners…sebelum kita menikmati SAYUR PAKU ini, mari kita telusuri terlebih dahulu objek wisata MALINO.
MALINO merupakan objek wisata yang Super dingin terletak di wilayah timur Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, kira – kira 75 KM dari Kota Makassar Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan. Wilayah yang ditumbuhi banyak pohon Pinus ini sering juga di sebut Kota Bunga, pasalnya disini kita bakalan menemukan banyak jenis bunga khas daerah tropis.
Air Terjun Takapala, Air Terjun Ketemu Jodoh, Lembah Biru, Hutan Wisata, Tangga 1000, Kebun Teh, Pasar Tradisional n many more merupakan sajian utama wisata di Malino ini plus kabut tebalnya…so siapi aja Jaket tebal kamu sebelum menginjakkan kaki di Malino.
Zoners….sekarang kita mengintip sebuah Villa yang tertutupi kabut tebal, tempat KISAH SAYUR PAKU ini terukir.
Subhanallah, ternyata ditempat tersebut sedang diadakan musyawarah 3 bulanan salah satu lembaga dakwah. Walaupun kedinginan semangat peserta musyawarahnya tetap berkobar, bagaimana tidak mereka mendapatkan kobaran semangat dari salah seorang Ustadz yang tidak lain adalah ketua mereka sendiri.

Ini dia kobaran semangat itu
QS : Ali 'Imran: 102 - 108

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ (١٠٢) وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعً۬ا وَلَا تَفَرَّقُواْ‌ۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءً۬ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦۤ إِخۡوَٲنً۬ا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٍ۬ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡہَا‌ۗ كَذَٲلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَـٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَہۡتَدُونَ (١٠٣) وَلۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةٌ۬ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ‌ۚ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ (١٠٤) وَلَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُواْ وَٱخۡتَلَفُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَـٰتُ‌ۚ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ لَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٌ۬ (١٠٥) يَوۡمَ تَبۡيَضُّ وُجُوهٌ۬ وَتَسۡوَدُّ وُجُوهٌ۬‌ۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسۡوَدَّتۡ وُجُوهُهُمۡ أَكَفَرۡتُم بَعۡدَ إِيمَـٰنِكُمۡ فَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡفُرُونَ (١٠٦) وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱبۡيَضَّتۡ وُجُوهُهُمۡ فَفِى رَحۡمَةِ ٱللَّهِ هُمۡ فِيہَا خَـٰلِدُونَ (١٠٧) تِلۡكَ ءَايَـٰتُ ٱللَّهِ نَتۡلُوهَا عَلَيۡكَ بِٱلۡحَقِّ‌ۗ وَمَا ٱللَّهُ يُرِيدُ ظُلۡمً۬ا لِّلۡعَـٰلَمِينَ (١٠٨)

ِArtinya "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam(102. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali [agama] Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni’mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu [masa Jahiliyah] bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni’mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk (103). Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung(104). Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat(105), pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya [kepada mereka dikatakan]: "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu" (106).  Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah [surga]; mereka kekal di dalamnya(107). Itulah ayat-ayat Allah, Kami bacakan ayat-ayat itu kepadamu dengan benar; dan tiadalah Allah berkehendak untuk menganiaya hamba-hamba-Nya.(108)."
Ini adalah penggalan surah Ali 'Imran yang senantiasa menyeru kita agar bersatu diatas agama Allah dan tidak bercerai berai. Surah ini juga menyeru kita agar tetap berdakwah, karena dengan itu semua, kita akan mendapatkan Rahmat Allah yaitu Surganya.

Zoners….lah… dimana SAYUR PAKUNYA…sabar…
Esok harinya ditengah-tengah kabut yang menyelimuti Villa kami datanglah sesosok Ikhwah ditemani crewnya membawa sebuah mangkuk yang berisi SAYUR PAKU bumbu kacang, semua peserta begitu lahap hingga semua ludes tanpa tersisa.
Saking enaknya semua peserta kembali meminta panitia membuat menu yang sama untuk makan malamnya.
Ngiler yah…itulah sepenggal kisah SAYUR PAKU ALA CHEF NAWIR KAMUPI

Syukran Jazakumullaju Khaer buat Chef Nawir n crew (Dinal, Andre, Zul, Ikki', Syahril N Aris)
Maksyussssss….Alhamdulillah

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © ZONA 554